facebook instagram
  • Home
  • About
  • Kata Anggi
  • Shop

Journal Anggi

ikatlah ilmu dengan tulisan


Bulan Juli ini saya kembali mengikuti Qur'an Journaling Challenge yang diadakan oleh @thequr'anjournal.id. Berbeda dengan QJ Challenge biasanya, kali ini yang dibahas dalam QJ Challenge adalah Surat Al Fatihah, dilakukan rutin selama 4-5 pekan (11 Juli-8 Agustus 2021) dan ada Live Tadabbur bareng Ustadz Ridho Abdul Fattah, Lc. Serunya lagi nih yang daftar QJ Challenge ini bahkan sampai 100 orang lebih, masya Allah...



Jadi cara 'main' di QJ Challenge kali ini adalah peserta melakukan tadabbur mandiri lebih dulu, lalu setor hasil tadabbur di IG kemudian peserta akan mendapat link live tadabbur bersama. Kesepakatan ini harus benar ditaati, mengingat live tadabbur tidak ada rekaman ulangnya. 



Pembukaan hari pertama, diawali dengan live tadabbur keutamaan Surat Al Fatihah dan pembahasan ta'awudz. Kita sering tuh ya baca Surat Al Fatihah ini tapi sayang banyak dari kita, termasuk saya sendiri, masih nggak paham kenapa sih kok harus banget baca Surat Al Fatihah? Kenapa nggak surat lain aja? Kalau sakit terus minum air yang dibacakan Surat Al Fatihah boleh apa enggak sih? Nah semuanya dibahas di sesi ini. Berikut hasil ringkasannya.




Selanjutnya para peserta melakukan tadabbur mandiri Surat Al Fatihah ayat 1 dan 2. Saya sendiri mencari sumber tafsir selain dari Qurano.com, saya juga mendengarkan kajian Ustadz Adi Hidayat, Lc, M.A. Berikut hasil tadabbur saya :





Ah saya sendiri jadi merinding saat mendengarkan kajian tentang QS Al Fatihah ayat 1 & 2 yakni Basmalah dan Hamdalah ini. Sungguh banyak sekali rahmat Allah yang Dia berikan pada saya, pada kita umat manusia. Bisa bernapas lega, mencium bau-bauan, ngerasain makan indomie, masih tinggal di rumah beratap dan beralaskan lantai, masih bisa ngeblog, main sosmed, dll. Rahmat Allah itu luas dan sangat banyak. Saking banyaknya hal-hal seperti itu sering kita anggap remeh, tul nggak? Seringnya kita itu ngejar yang belum kita miliki. Padahal heyyy syukuri dulu lah karunia-Nya yang luas ini. Dengan adanya pandemi seperti sekarang ini, semakin terasa bahwa ternyata bisa bernapas itu sangat berharga 😭😭😭😭 Ya Allah maafkan kami..





Kalau mau mendengarkan kajian QS Al Fatihah ini kalian bisa mampir ke Youtube :




Happy Journaling !
Anggi



Pernah kan kita mendengar cerita seperti ini. Ada yang orang tuanya alim ternyata anaknya berbuat maksiat. Ada yang istrinya istiqomah dalam ibadah tapi suaminya enggak. Ada yang anaknya ahli ibadah tapi orang tuanya murtad. Ada yang suaminya ibadahnya kenceng tapi istrinya malas sholat apalagi berangkat pengajian. Bahkan mungkin ada di antara keluarga kita yang kondisinya seperti itu. Jangan dinyinyirin yah genks. Kondisi seperti itu ternyata sudah tertuang dalam Al Qur'an, QS At Taghabun 64 : 14 lho..

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِنَّ مِنْ أَزْوَٰجِكُمْ وَأَوْلَٰدِكُمْ عَدُوًّا لَّكُمْ فَٱحْذَرُوهُمْ ۚ وَإِن تَعْفُوا۟ وَتَصْفَحُوا۟ وَتَغْفِرُوا۟ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Ayat ini turun sebagai reaksi jawaban terhadap orang-orang yang nggak ikut berhijrah bersama Rasul. Ceritanya, ada di antara beberapa lelaki hijrah mengikuti Rasul tapi istri dan anaknya nggak mau ditinggalin. Mereka ngerasa berat ninggalin harta benda mereka di Makkah dan ngerasa nggak mampu menempuh perjalanan dari Makkah dan Madinah yang memang nggak ringan. Nah, orang-orang yang nggak hijrah itu menyalahkan istri dan anaknya karena mereka ngelihat teman-temannya dari perjalanan hijrah semakin bertambah ilmu dan akidahnya. Mereka kesel karena merasa sangat tertinggal jauh dari ilmu agama. Saking keselnya mereka sampai ingin memukul anak dan istrinya, maka turunlah ayat ini.

Kata "'aduw" berarti musuh ini bukan arti musuh sebenarnya yah, melainkan dari segi perbuatan yang menjadi penghalang dari jalan ketaatan beramal shalih, menjerumuskan pada perbuatan maksiat, perbuatan haram yang dilarang oleh agama. Pokoknya perbuatan yang melalaikan pasangan atau orang tuanya dari amal salih. Kenapa sih kok dibilang musuh? Karena tidak ada sesuatu yang lebih buruk selain upaya memisahkan seorang hamba dari ketaatan. Masya Allah...

'Musuh' di sini nggak cuma untuk anak dan istri yah, bisa juga suami atau anak. Kata azwaj dalam ayat ini mencakup kategori keduanya tanpa adanya bias gender sebagaimana terdapat dalam ayat manapun dengan susunan lafadz yang serupa.

Gimana ngadepinnya? Allah ngasih kita saran untuk tetap memaafkan mereka, tidak memarahi, tetap menyayangi, jangan bertindak kasar, jangan sebar aib pasangan atau anggota keluarga lain yang berbuat maksiat, jangan memenuhi semua keinginan yang membuat kita jauh dari Allah. Tetaplah saling menasihati dalam kebaikan. Intinya sabar dan tetap hati-hati. Sebaliknya kita juga jangan menjadi penghalang ketaatan pada anggota keluarga kita. Selalu berdoa pada Allah karena Dialah sebaik-baiknya petunjuk.

Tetap semangat ibadah dan tetap hati-hati yah :)

Wallahualam

Jogja, Juli 2021
Anggi
Older Posts

Assalamualaikum


Dari ‘Abdullah bin ‘Amr dan Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

قيِّدُوا العِلمَ بالكِتابِ

“Jagalah ilmu dengan menulis.” (Shahih Al-Jami’, no.4434. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini sahih).


LET’S BE FRIENDS

Part of

Blogger Perempuan
1minggu1cerita

Labels

Family & Parenting Inspirasi Journaling Quran Journaling Review Buku Self Development Self Reflection

recent posts

Sponsor

Blog Archive

  • Juli (3)
  • Juni (5)
  • Mei (10)

Terimakasih

Mau Cari Apa?

Diberdayakan oleh Blogger.

Laporkan Penyalahgunaan

Popular Posts

  • Kenalan Yuk Sama Komunitas Qur'an Journal Indonesia
  • About Me
  • Tentang Qur'an Journaling
  • Review Buku : Emotional Healing Therapy by Irma Rahayu
  • Review Buku : Musim Memohon (Mengambil Hikmah dari Filosofi Pohon)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Pengikut

FOLLOW ME @anggi.octvn

Created with by BeautyTemplates | Distributed by blogger templates