Bagaimana Memulai Qur'an Journaling [Part 3-End]

by - Juni 05, 2021

edit by Canva

Assalamualaikum, 
And Welcome June... udah pertengahan tahun dan masih suasana pandemi. Semoga masih tetap semangat dan semoga istiqomah ngejournal Qur'annya yaa...

Part 2 kemarin udah bahas sampai menemukan inti tafsir. Selanjutnya kita bisa menuliskan Lesson atau hikmah apa yang bisa kita dapat dari menemukan inti tafsir tersebut.  Contoh seperti berikut lanjutan dari QS Al Mulk ayat 2, bila dipetik hikmahnya maka aku simpulkan seperti berikut. Oh iya Lesson atau hikmah ini aku simpulkan dari sumber kalamsindonews.com ya..

Langkah terakhir adalah menuliskan refleksi, action plan dan doa dari ayat tersebut. Kembali lagi pada prinsip yang dipelajari dari Al Qur'an bahwa setiap ayatnya adalah nasihat untuk diri sendiri yaa dan bukan menjadi senjata bagi orang lain.

Dari Lesson, bisa juga dikembangkan ke hal-hal yang berkaitan dengan ayat yang dibahas seperti hadis, adab-adab atau hal lain yang kita temukan. Misal QS An Nisa ayat 69, mengenai tiket menuju surga, aku kembangkan dari Lesson seperti ini :

Refleksi

Refleksi adalah proses mengenali, mengidentifikasi dan menganalisa diri sendiri. Jadi bawa ayat itu untuk mengoreksi diri sendiri. 

Gimana cara menuliskan refleksi?

1. Pahami poin lesson/pembelajaran/hikmah yang udah kita dapat. Tandai poin yang paling penting.

2. Kata kunci refleksi : aku (diri sendiri)
Karena refleksi ini menurutku butuh pemahaman serta perenungan sangat mendalam, maka refleksi ini bisa bersifat : personal, subjektif dan privasi. Dalam artian, hasil refleksi ini bisa berbeda setiap orang. Semua relatif, tergantung pribadi melihatnya seperti apa. 

3. Pancing dengan pertanyaan :
  • Apakah aku termasuk orang yang disebutkan dalam ayat tersebut?
  • Apa saja pelajaran penting dari ayat ini?
  • Apa saja informasi baru yang dapat mengubah perspektifku?
  • Bagaimana aku bisa menjadi lebih baik setelah belajar dari ayat ini?
  • Bagaimana ayat ini menambah keyakinanku pada Allah?
  • Bagaimana aku dapat mengamalkan pelajaran dari ayat ini?
  • Sudah taatkah aku pada perintah ayat tersebut?
  • Pernahkah aku melanggar dari perintah ayat tersebut?
  • dll
4. Hubungkan refleksi dengan :
  • Pengalaman
  • Situasi yang dihadapi saat ini
  • Perasaan yang dirasakan
  • Sudut pandang dan pemahaman yang diyakini 
  • dll

Refleksi memang sifatnya sangat personal. So, kamu bisa tuliskan senyamanmu. Mau ala curhat juga nggak apa-apa. Tumpahkan semua yang kamu rasakan.

Action Plan


Action Plan adalah rencana tindakan atau perubahan yang akan dilakukan setelah refleksi. 

Gimana cara menuliskan action plan?

1. Tandai refleksi yang urgent dan penting. Hal ini bisa merujuk pada hukum syariat misal akidah, ketauhidan, shalat, dll

2. Kata kunci action plan : bisa dilakukan dan segera.

Buat action plan yang :
  • Spesifik
  • Bisa dipraktikkan
  • Bisa dievaluasi
  • Berdampak
Jadi tulis action plan yang gampang dilakuin aja gaess... jangan muluk-muluk, jangan susah-susah, jangan berat-berat, yang penting kita bisa istiqomah ngejalaninnya dan bisa ikhlas.

3. Evaluasi

Nah, kamu bisa lakukan evaluasi berkala sejalan dengan action plan yang kamu buat untuk mengukur sampai sejauh mana perubahan diri kita. Misal nih action planmu membaca buku fiqih agar lebih tau syariat Islam. Kamu bisa bikin reading tracker buku fiqih apa yang kamu baca, catat poin-poinnya dan lakukan apa yang diperintahkan. Pokoknya yang gampang aja dah...

Doa

Last, adalah doa. Seperti kata ustadz Nouman Ali Khan, bahwa ayat Al Quran itu sebenarnya adalah pertalian kita dengan Allah. Kalau cuma dibaca saja, ibarat Allah kirim Whatsapp ke kita, tapi kita nggak balas. Padahal kita bisa berdoa dari ayat Al Qur'an yang Allah turunkan. Misal, kamu lagi nulis ayat yang ternyata menceritakan tentang keburukan Bani Israil, maka kamu bisa berdoa semoga dijauhkan dari sifat bathil mereka. Contoh lain misal ayat tentang boros dan kikir. Maka kamu bisa berdoa agar dijauhkan dari sifat boros dan juga kikir.

Untuk Doa bisa juga kamu cari dari doa-doa para Nabi yang sesuai kebutuhan refleksimu. Contohnya yang aku tulis adalah doa Nabi Adam dalam QS Al-A'raf ayat 23.

Dalam proses Qur'an Journaling ini tidak bisa buru-buru yah gaes.... Yah minimal seminggu sekali atau dua minggu sekali, atau terserah kamu aja mau target berapa ayat, sebisamu, semampumu. Toh yang butuh kan kamu, yang jalanin action plan ya kamu. Nulis Qur'an Journaling kan emang buat diri sendiri toh. Walau dalam perjalanannya ada khilaf, lupa, ya namanya aja manusia tempatnya dosa. Kalau udah ngejournal Al Qur'an, sebisa mungkin sediakan waktu untuk mereview ulang kembali biar tetap selalu ingat dan tetap 'on track'. Barangkali ada action plan yang terlewat, yang lupa, lalu refleksikan ke diri sendiri lagi apakah sudah bisa melaksanakan action plannya atau enggak. Selalu minta Allah agar mudahkan kita nerima ilmu.

Segitu dulu yaaah... Selamat belajar. Semoga Allah selalu mudahkan urusan kita. Maafkan Qur'an Journaling saya kurang estetik hehehe... Kamu bisa tulis yang terbaik sesuai versimu.

Wassalamualaikum

Jogja, Juni 2021
Anggi

You May Also Like

2 komentar

  1. Semoga Allah selalu membimbing kita dalam mempelajari dan mentadaburi Alquran, sehingga hikmahnya dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari

    BalasHapus

Terimakasih sudah meninggalkan komentar. Nanti saya kunjungin balik :)