Bagaimana Memulai Qur'an Journaling [Part 2]

by - Mei 24, 2021

edit by Canva

Assalamualaikum

Saya sudah pernah share tentang bagaimana memulai Qur'an Journaling [Part 1]. Nah sekarang lanjut yang Part 2 yah... Bismillah...

Adab

Sebelum memulai sesuatu pastikan selalu mendahulukan adab, karena seberapapun banyaknya ilmu tanpa disertai adab yang baik akan bisa menjadikan manusia pun berperilaku tercela.

Imam Malik rahimahullah pernah berkata pada seorang pemuda Quraisy,

“Pelajarilah adab sebelum mempelajari suatu ilmu.”

Kenapa para ulama mendahulukan mempelajari adab?

Sebagaimana Yusuf bin Al Husain berkata,

“Dengan mempelajari adab, maka engkau jadi mudah memahami ilmu.”

Nah berhubungan dengan kegiatan Qur'an Journaling, seperti kata Ustadz Nouman Ali Khan bahwa kita harus bersikap rendah hati terhadap Al Qur'an. Tidak menjadikannya sebagai bentuk kesombongan dan menjadikan Al Qur'an guna memperbaiki diri sendiri bukan untuk memperbaiki orang lain.

Teknik Qur'an Journaling

pic by Telegram QJ Malang


Di Part 1 sudah dijelaskan secara rinci tentang strategi memilih ayat tadabbur, di antaranya adalah secara random, tematik, series dan metode garpu tala. Nah, setelah itu ayat serta terjemahannya dibaca secara khusyuk, lalu tuliskan ayat beserta terjemahannya di journal kamu. Dalam proses meringkas atau menuliskan ayat, baiknya kita uraikan dulu dengan menemukan inti tafsir, yakni dengan cara : 

edit by Canva

1. Kata Kunci

Cara pertama untuk menemukan inti tafsir adalah dengan menemukan kata kunci dari ayat tersebut. Misalkan dari terjemahan dan tafsir tersebut tentang Bani Israil, maka kamu bisa tuliskan di journal kamu bahwa ayat tersebut adalah tentang Bani Israil.

2. Asmaul Husna

Kedua adalah dengan mencari Asmaul Husna dari ayat tersebut. Namun dengan catatan tidak semua ayat terkandung Asmaul Husna.

3. Tujuan Ayat

Lalu kamu bisa meneliti apa tujuan dari ayat tersebut, berupa perintah, larangan, pujian untuk Allah, atau afirmasi (penekanan terhadap sesuatu).

4. Asbabun Nuzul

Asbabun Nuzul adalah sebab-sebab turunnya ayat tersebut. Asbabun Nuzul terdiri dari dua bentuk yaitu peristiwa dan pertanyaan. Contoh bentuk peristiwa dalam QS Al Isra' ayat 1 adalah peristiwa mengenai peristiwa Isra' yang dialami oleh Rasul. Contoh bentuk pertanyaan adalah pada Surat Al Kahfi ayat 83, “Mereka akan bertanya kepadamu Muhammad tentang Zulkarnain, Katakanlah: “Aku akan bacakan cerita tentangnya”. (QS. Al Kahfi:83). Nah, untuk menentukan Asbabun Nuzul ini butuh banyak referensi tidak hanya dari satu tafsir, namun bisa diperluas dari Hadis atau ayat lain yang berkesinambungan dengan ayat tersebut. Tentunya dengan mengetahui ayat dari Asbabun Nuzul memberi berbagai manfaat untuk kita. Salah satu manfaatnya yaitu dapat mengetahui hikmah rahasia yang terkandung dalam pengsyari’atan hukum dalam ayat Al Qur'an.

Gimana? Bingung apa bingung, hehehe..
Berikut contoh Qur'an Journaling saya biar ada gambaran sedikit :

Ini adalah contoh hasil Qur'an Journaling saya Surat Al Mulk ayat 2, tentang Tanda Kekuasaan Allah. Ada Asmaul Husna di situ, Al Aziz dan Al Ghaffar. 

Ini poin Tafsir yang saya temukan dari ayat tersebut dan saya cari penjelasan lain dari berbagai sumber. Jangan lupa tulis sumbernya ya... 

Ini contoh penulisan Asbabun Nuzul dari QS Al Isra' ayat 29. 

Gimana, udah ada gambaran belum? Oh iya untuk penulisan journaling ini senyaman kamu aja, sesuai selera. Nggak harus estetik kok. Contohnya punya saya nggak estetik banget hehe, karena saya emang suka yang simple. Kalau banyak dekor kayak memakan waktu dan tenaga untuk saya, kayak mikirnya berattttt, malah lebih stress nentuin ke-estetikan hehe. 

Yuk kalau mau coba dulu tentang Qur'an Journaling sambil latihan tipis-tipis. Bisa main ke akun IG saya @anggi.octvn untuk mengintip Qur'an Journal yang saya tulis. Pakai hashtag #QuranJournaling juga bisa, insya Allah kamu akan mendapat insight di sana. 

Sekian dulu yah tentang teknik Qur'an Journaling. Dikit aja nggak usah banyak-banyak, nanti keburu males baca tulisan saya hehehe.... Insya Allah nanti bersambung di Part 3.

Wassalamualaikum

Jogja, Mei 2021
Anggi

You May Also Like

2 komentar

  1. ahh ketemu caranya disini, hahahaha. asyik nih, rasanya kaya ikut mentoring atau pengajian

    BalasHapus

Terimakasih sudah meninggalkan komentar. Nanti saya kunjungin balik :)