Bagaimana Memulai Qur'an Journaling [Part 2]
![]() |
| edit by Canva |
Assalamualaikum
Saya sudah pernah share tentang bagaimana memulai Qur'an Journaling [Part 1]. Nah sekarang lanjut yang Part 2 yah... Bismillah...
Adab
Sebelum memulai sesuatu pastikan selalu mendahulukan adab, karena seberapapun banyaknya ilmu tanpa disertai adab yang baik akan bisa menjadikan manusia pun berperilaku tercela.
Imam Malik rahimahullah pernah berkata pada seorang pemuda Quraisy,
“Pelajarilah adab sebelum mempelajari suatu ilmu.”
Kenapa para ulama mendahulukan mempelajari adab?
Sebagaimana Yusuf bin Al Husain berkata,
“Dengan mempelajari adab, maka engkau jadi mudah memahami ilmu.”
Nah berhubungan dengan kegiatan Qur'an Journaling, seperti kata Ustadz Nouman Ali Khan bahwa kita harus bersikap rendah hati terhadap Al Qur'an. Tidak menjadikannya sebagai bentuk kesombongan dan menjadikan Al Qur'an guna memperbaiki diri sendiri bukan untuk memperbaiki orang lain.
Teknik Qur'an Journaling
![]() |
| pic by Telegram QJ Malang |
Di Part 1 sudah dijelaskan secara rinci tentang strategi memilih ayat tadabbur, di antaranya adalah secara random, tematik, series dan metode garpu tala. Nah, setelah itu ayat serta terjemahannya dibaca secara khusyuk, lalu tuliskan ayat beserta terjemahannya di journal kamu. Dalam proses meringkas atau menuliskan ayat, baiknya kita uraikan dulu dengan menemukan inti tafsir, yakni dengan cara :
![]() |
| edit by Canva |







2 komentar
ahh ketemu caranya disini, hahahaha. asyik nih, rasanya kaya ikut mentoring atau pengajian
BalasHapushahaha siyaaap kak selamat mencoba...
HapusTerimakasih sudah meninggalkan komentar. Nanti saya kunjungin balik :)