facebook instagram
  • Home
  • About
  • Kata Anggi
  • Shop

Journal Anggi

ikatlah ilmu dengan tulisan

edit by Canva

Assalamualaikum... 

Beberapa hari lalu saya mengikuti kisah perjalanan mualaf seorang dokter gigi yang viral di kanal Youtube, Drg Carissa. Beliau mengisahkan perjalanannya menjadi seorang muslim tahun lalu yang bermula saat pandemi. Perjalanan beliau menjadi muslim sangat luar biasa, bahkan hingga merelakan keutuhan rumah tangganya demi berdiri tegak di jalan Allah. Setelah mengikuti perjalanan Drg Carissa, kemudian saya menjadi tertarik mengikuti beberapa kisah mualaf lainnya, dari seorang pendeta yang akhirnya memilih menjadi muslim, dokter kecantikan, seorang penyanyi Tere dan teman beliau Teh Ica yang saya tonton dari channel milik Arie Untung. Tersentuh hati saya mendengar kisah mereka yang mendapat manisnya hidayah dari Allah, Masya Allah. Air mata tak terbendung saat melihat video seorang dokter kecantikan yang mengucapkan kalimat syahadat, hati saya juga ikut bergetar. Saya juga ikut terharu dalam mengikuti perjalanan panjang penyanyi Tere yang ternyata sudah mualaf di tahun 2000an. Tak hanya kisah mualaf, saya juga merasa takjub dengan kisah hijrah mantan artis Peggy Melati Sukma yang saat ini benar-benar total berhijrah bahkan menggunakan cadar, Masya Allah.... Banyak pelajaran yang dapat diambil dari kisah mereka. Berikut penjabarannya menurut saya. 

Hidayah Datang untuk Siapa Saja yang Dia Kehendaki


Mengutip dari website muslim.or.id, Berbicara tentang hidayah berarti membahas perkara yang paling penting dan kebutuhan yang paling besar dalam kehidupan manusia. Betapa tidak, hidayah adalah sebab utama keselamatan dan kebaikan hidup manusia di dunia dan akhirat. Sehingga barangsiapa yang dimudahkan oleh Allah Ta’ala untuk meraihnya, maka sungguh dia telah meraih keberuntungan yang besar dan tidak akan ada seorangpun yang mampu mencelakakannya.

Allah Ta’ala berfirman:

{مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِي وَمَنْ يُضْلِلْ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ}

“Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk (dalam semua kebaikan dunia dan akhirat); dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang merugi (dunia dan akhirat)” (QS al-A’raaf:178).

Dalam ayat lain, Dia Ta’ala juga berfirman:

{مَن يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَنْ تَجِدَ لَهُ وَلِيًّا مُرْشِدًا}

“Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk (dalam semua kebaikan dunia dan akhirat); dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapat seorang penolongpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya” (QS al-Kahf:17).

Masya Allah, sungguh Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki tanpa terkecuali entah seorang dokter, pendeta, bahkan ibu rumah tangga biasa. Sungguh Maha Besar Allah, dan bisa kita lihat bentuk kasih sayang Allah Ar-Rahman Ar-Rahim di sini. 

by Pixabay


Bersama Allah, Semua Terasa Indah


Perjalanan menjadi seorang muslim Drg Carissa mengharu biru, berawal dari rasa penasaran beliau tentang kebiasaan baru saat pandemi yaitu tidak boleh bersentuhan dengan orang lain yang mengingatkan beliau tentang teman muslim beliau yang tidak bersentuhan selain mahram karena selalu menjaga wudhunya, hingga ia merasa dalam persimpangan jalan lalu sangat merasa yakin bahwa Islam adalah agama yang benar. Hal tersebut menghantarkan beliau mengikuti kata hatinya lalu menuju mualaf center untuk mendapatkan bantuan di sana. Meski pada akhirnya harus sholat diam-diam tanpa sepengetahuan suami, hingga suami beliau menjadi marah besar, memukul beliau tapi Drg Carissa masih dengan pendiriannya yakni memeluk Islam sambil terus meminta pertolongan pada Allah. 

Kisah lainnya dari seorang mantan pendeta Maxi Deeng, yang dahulunya menerbangkan pesawat demi misi misonaris. Pada saat itu beliau sudah menjadi pendeta senior yang memiliki banyak jam terbang kemana-mana untuk mendampingi pendeta-pendeta dari luar negeri. Sehingga ketika mereka berkhotbah, maka beliau yang menjadi penerjemahnya. Kita tahu bahwa seorang pendeta jika sudah mempunyai nama atau jabatan maka kehidupannya sudah dalam keadaan aman yang sangat luar biasa karena mendapatkan segala macam fasilitas, seperti: perumahan, kesehatan, pendidikan, bahkan pendidikan anak untuk sekolah diluar negeri.

“Jadi dulu waktu saya khutbah saat membawa laptop dan juga tas berisi uang itu rasanya laptop lebih ringan. Duit yang mereka berikan kepada pendeta itu uang-uang yang baru, uang yang menjadi penghargaan kepada hamba Allah”. Kata beliau sedikit bernostalgia dalam kanal Youtube Mualaf Center Aya Sofia. 

Jadi itu semua, bisa dikatakan bahwa beliau telah meninggalkan kenikmatan dunia tanpa ada rasa penyesalan sedikitpun. Bagi beliau hal seperti uang dan kekayaan akan dihancurkan tapi yang akan bawah mati adalah perjalanan hidup yang akan selalu dicatat. Saat ini beliau tinggal di rumah kost sederhana bersama dengan Istrinya, karena memang misi beliau saat ini adalah berusaha untuk lebih banyak memberi. Menurut beliau memberi tidak harus menunggu mempunyai banyak uang atau kaya. Masya Allah.... 

Dalam kisah hijrah seorang mantan artis, teteh Peggy, beliau menceritakan perjalanan panjangnya menjadi seorang muslim dimulai dari cobaan yang datang pada beliau bertubi-tubi seperti Allah sedang menegur beliau. Siapa nyana, beliau dulunya adalah seorang artis yang berada di bawah gemerlap dunia, seorang pembalap, bungee jumper bahkan pernah sekolah meracik bir di luar negeri. Memutuskan untuk berhijrah, secara perlahan beliau mengubah penampilannya. Ia yang kemudian memutuskan untuk berhijab, akhirnya kini pun mantap untuk menggunakan cadar. Masya Allah.... 

Kisah-kisah tersebut membuktikan bahwa Allah selalu bersama hamba-Nya. 

Allah swt berfirman,

وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنْتُمْ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

“Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS.Al-Hadid:4)

Ayat singkat ini adalah salah satu dari ayat-ayat Al-Qur’an yang memberikan kunci dalam menghadapi permasalahan apapun.

Walaupun singkat, ayat ini seakan memberi pelajaran begitu luas, yaitu :

1. Ketika kita berbicara, Allah mendengar.
2. Ketika kita diam, Allah melihat.
3. Ketika kita berpikir, Allah mengetahui.
4. Ketika kita sendiri, Allah bersama kita.
5. Ketika kita melaksanakan dan menegakkan kebenaran, Allah akan membela.
6. Ketika kita di dholimi, Allah akan memberi pertolongan.
7. Ketika kita dalam kesulitan, Allah akan memberi kemudahan.
8. Ketika kita dalam kebingungan, Allah akan memberi jalan keluar.
9. Ketika kita bergelimang dosa, Allah membuka pintu taubat seluas-luasnya.
10. Ketika kita berbuat baik, Allah memberi balasan yang berlipat ganda.
11. Ketika kita berniat baik, Allah akan memberi pahala.
12. Ketika kita terjatuh dan mulai putus asa, Allah selalu membuka pintu harapan bagi kita.

Karena Allah selalu bersama hamba-Nya dimanapun dan dalam kondisi apapun. Jika prinsip ini tertanam kuat dalam diri kita, maka kita akan kuat menghadapi semua masalah.

Iri dengan Hidayah Allah pada Mereka

Jujur, dalam hati saya terbesit rasa 'iri' pada mereka yang secara totalitas beribadah pada Allah. Saya muslim sejak lahir tapi saya merasa saya tidak sangat akrab mengenal agama saya sendiri, Astaghfirullah.... Drg Carissa bahkan sering tahajjud untuk meminta pertolongan Allah, menjalani sholat sunnah lain seperti sholat qabliyah dan bha'diyah bahkan beliau langsung memakai jilbab syari karena memang itu perintah langsung dari Allah. Masya Allah. Apa kabar saya yang jilbabnya masih tipis, apalagi pakai gamis masih kembang kempis. Sungguh syaiton memang selalu menjadi penggoda manusia. Begitupun juga teh Peggy yang sangat totalitas merubah penampilan, berdakwah hingga menerbitkan buku sampai hari ini. Masya Allah Barakallah.... 

Semoga kisah mereka mampu menjadi bahan renungan dan menjadi bahan pembakar semangat untuk kita agar tetap istiqomah di jalan-Nya. Semoga Allah selalu memberi taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua. Aamiin..... 

Wassalamualaikum

Jogja, Mei 2021

Anggi


Sumber :

https://muslim.or.id/19131-makna-dan-hakikat-hidayah-allah.html

https://ayasofya.id/kisah-pendeta-masuk-islam-inilah-kisah-pendeta-maxi-deeng-yang-dulu-menerbangkan-pesawat-setelah-masuk-islam-jadi-sopir-taxi/

https://www.khazanahalquran.com/dalam-kondisi-apapun-allah-selalu-bersamamu/amp/

https://m.merdeka.com/artis/perjalanan-hidup-peggy-melati-sukma-dari-pembalap-sekolah-bir-sampai-hijrah.html?page=all

Older Posts

Assalamualaikum


Dari ‘Abdullah bin ‘Amr dan Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

قيِّدُوا العِلمَ بالكِتابِ

“Jagalah ilmu dengan menulis.” (Shahih Al-Jami’, no.4434. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini sahih).


LET’S BE FRIENDS

Part of

Blogger Perempuan
1minggu1cerita

Labels

Family & Parenting Inspirasi Journaling Quran Journaling Review Buku Self Development Self Reflection

recent posts

Sponsor

Blog Archive

  • Juli (3)
  • Juni (5)
  • Mei (10)

Terimakasih

Mau Cari Apa?

Diberdayakan oleh Blogger.

Laporkan Penyalahgunaan

Popular Posts

  • Kenalan Yuk Sama Komunitas Qur'an Journal Indonesia
  • About Me
  • Tentang Qur'an Journaling
  • Review Buku : Emotional Healing Therapy by Irma Rahayu
  • Review Buku : Musim Memohon (Mengambil Hikmah dari Filosofi Pohon)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Pengikut

FOLLOW ME @anggi.octvn

Created with by BeautyTemplates | Distributed by blogger templates